Start Back Next End
  
34
Penyesuaian strategis perusahaan dengan lingkungan akan sangat terganggu,
karena lingkungan pasar dapat berubah dengan cepat daripada tujuh S perusahaan.
Peter Drucker menyatakan bahwa lebih penting “melakukan hal yang benar” agar
efektif daripada “melakukan hal dengan benar” agar efisien. Perusahaan yang paling
berhasil adalah yang piawai melakukan keduanya. Organisasi, terutama organisasi
besar, dapat mengalami inersia. Sulit mengubah satu bagian tanpa menyesuaikan
bagian lain. Tetapi organisasi dapat diubah melalui kepemimpinan yang kuat, dan
sebaiknya hal itu dilakukan sebelum krisis.Kunci kesehatan organisasi adalah
kemauan untuk mempelajari perubahan lingkungan dan menerapkan tujuan dan
perilaku baru.
2.4.3.
Proses Strategic Management
Teknik-teknik perumusan strategi yang penting dapat diintegrasikan ke dalam
kerangka pengambilan keputusan tiga tahap, seperti ditunjukan pada tabel 1.4. Alat
yang ditampilkan dalam kerangka ini biasa diterapkan untuk semua ukuran dan kenis
organisasi serta dapat membantu para penyusun strategi mengidentifikasi,
mengevaluasi, dan memilih strategi (Fred R. David ,2013:204). 
Tabel 1.4 Kerangka Analitis Perumusan Strategi
Stage 1 : The Input Stage
External Factor
Evaluation (EFE) Matrix
Competitive Profile
(CPM) Matrix
Internal Factor
Evaluation (IFE) Matrix
Stage 2 : The Matching Stages
Strengths -
Weaknesses-
Opportunities
-
Treats
(SWOT)
Matrix
Strategic
Position and
Action
Evaluation
(Space)
Matrix
Boston
Consulting
Group (BCG)
Matrix
Internal-
External (IE)
Matrix
Grand
Strategy
Matrix
Stage 3 : The Decition Stage
Quatitative Strategic Planing Matrix (QSPM)
Sumber : Menurut Fred R. David (2013:204)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter