Start Back Next End
  
17
nilai tambah perusahaan atau konsumen. Dilihat darisudut pandang ini, hotel ekuitas
merek dapat dilihat sebagai nilai tambah ke hotel produk dengan merek seperti
Shilla, Hilton, dan Hyatt
Menurut Aaker (1991) dikutip oleh Christodoulides dan Chernatony(2007 :
169), ”Brand equity is a set o assets (and liabilities) linked to a brand’sname and
symbol that adds to (or subtracts from) the value provided by a productor service to
a firm and or that firm’s customers.” Ekuitas merek adalah seperangkat asosiasi dan
perilaku yang dimiliki oleh pelanggan mereka, anggota saluran distribusi dan
perusahaan yang mampu membuat merek mempunyai suatu kekuatan, daya tahan
dan keunggulan serta membedakan dengan pesaing. Definisi
lain menyebutkan
Brand equity adalah seperangkat asset dan liabilitas merek yang terkait dengan nama
dan simbol sebuah merk, yang mampu menambah atau
mengurangi nilai yang
diberikan oleh suatu produk atau jasa kepada perusahaan
maupun kepada pelanggan
perusahaan. Jika nama dan symbol suatu merk diubah,baik sebagian atau semua asset
dan liabilitas merk tersebut, maka pengaruh yang
dihasilkan dapat mengakibatkan
keuntungan atau keruguan bagi perusahaan.
2.3.2.
Katagori Brand Equity
Menurut David A. Aaker dalam buku Managing Brand Equity, menulisbahwa
brand equity dapat dikelompokkan ke dalam lima kategori, yaiut:
1. Kesadaran merek (brand awareness),
Brand awareness
adalah suatu hal yang dapat menunjukkan kesanggupan
seorang calon
pembeli untuk mengenali atau mengingat kembali suatu merk dari
suatu produk atau jasa perusahaan. Kesadaran merk memiliki beberapa tingkatan
mulai dari tingkat tidak mengetahui adanya merk tersebut, sampai pada tingkat
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter