|
18
sangat mengenal merk tersebut
(Top of Mind Awareness). Tingkat paling rendah
adalah apabila pengenalan merk dilakukan melalu alat bantu tes untuk mengingat
kembali suatu merk (an aided recal test). Pengenalan merk adalah tingkat minimal
dari kesadaran merk. Tingkat berikutnya adalah mengingat kembali suatu merk
(brand recall), yaitu mengingat kembali suatu merk berdasarkan pada kemampuan
seseorang untuk menyebut suatu merk tanpa alat Bantu (unaided call). Tahap
selanjutnya adalah apabila suatu merek disebutkan pertama kali dalam mengingat
suatu produk atau jasa, pada tahap ini merk tersebut telah berada dalam pikiran
paling utama (top of mind awareness) atau dengan kata lain merek tersebut menjadi
merk yang paling diingat di dalam pikiran seseorang.
2. Asosiasi Merk (brand association)
Brand association
merupakan
segala sesuatu kesan yang muncul dibenak
konsumen berkaitan dengan ingatannya mengenai suatu merk. Kesan-kesan yang
terkait dengan merek berbanding lurus dengan bertambahnya penglaman konsumen
dalam mengkonsumsi suatu merk atau semakin sering kemunculuan merk tersebut
dalam strategi komunikasi perusahaan. Suatu merk yang telah mapan akan memiliki
posisi menonjol dalam persaingan bila didukung oleh berbagai asosiasi yang kuat,
berbagai asosiasi merk yang saling berhubungan akan menimbulkan suatu rangkaian
yang disebut brand image. Semakin banyak asosiasi yang saling berhubungan, maka
semakin kuat brand image yang dimiiki oleh merk tersebut.
3. Persepsi kualitas merek (brand perceived quality),
Brand perceived quality adalah persepsi pelanggan terhadap kualitas dari
suatu merk produk/jasa perusahaan. Perceived quality
ini akan membentuk persepsi
kualitas dari suatu produk di mata pelanggan karena perceived quality
merupakan
|