Start Back Next End
  
dari penjualan pemain. Fakta tersebut mengungkapkan betapa pentingnya pemahaman atas apa
saja yang bisa masuk ke dalam kategori pendapatan, kapan harus diakui, berapa nilai yang harus
diakui dan bagaimana penyajiannya dalam laporan keuangan.
2.4.1.1 Definisi Pendapatan
Dalam kerangka dasar penyusunan penyajian laporan keuangan IFRS dinyatakan bahwa
penghasilan (income) adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam
bentuk pemasukan atau penambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang mengakibatkan
kenaikan ekuitas yang tidak berasal dari kontribusi penanam modal. Lebih lanjut dijelaskan
bahwa penghasilan meliputi pendapatan maupun keuntungan.
Pendapatan timbul dalam pelaksanaan aktifitas perusahaan yang biasa dan dikenal dengan
sebutan yang berbeda seperti penjualan, penghasilan jasa, bunga, dividen, royalty dan sewa.
Sementara itu keuntungan mencerminkan pos lainnya yang memenuhi definisi penghasilan dan
mungkin timbul atau mungkin tidak timbul dalam pelaksanaan aktifitas perusahaan yang biasa.
Keuntungan mencerminkan kenaikan manfaat ekonomi dan dengan demikian pada hakekatnya
tidak berbeda dengan pendapatan. Keuntungan meliputi, misalnya, pos yang timbul dalam
pengalihan aktiva tidak lancar. Jika diakui dalam laporan laba rugi, keuntungan biasanya
dicantumkan terpisah karena informasi mengenai pos tersebut berguna dalam pengambilan
keputusan ekonomi.
Menurut IAS no 18 tentang Revenue, pendapatan didefinisikan sebagai arus masuk bruto
dari manfaat ekonomi yang timbul dari aktifitas normal perusahaan selama suatu periode bila
arus masuk itu mengakibatkan kenaikan ekuitas, yang tidak berasal dari kontribusi penanam
modal. Sementara itu Kieso, Weygandt, dan Warfield (2008) mendefinisikan pendapatan sebagai
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter