|
17
1.
Kredibilitas komunikasi dimulai dengan iklim atau situasi kepercayaan. Iklim
dibangun melalui tindakan oleh perusahaan atau organisasi yang
menggambarkan kesungguhan untuk melayani pihak-pihak yang
berkepentingan dan masyarakat. Penerima menerima pesan harus memiliki
kepercayaan pada diri pengirim serta memiliki penghormatan terhadap
kompetensi pengirim pesan atas masalah yang menjadi perhatian.
2.
Konteks; suatu program komunikasi harus disesuaikan dengan realita
lingkungan. Komunikasi yang efektif memerlukan lingkungan sosial yang
mendukung
3.
Isi pesan; pesan harus memiliki makna bagi mereka yang menerimanya dan
harus sesuai dengan system nilai yang mereka anut. Pesan harus memiliki
relevansi dengan situasi yang dihadapi penerima pesan.
4.
Kejelasan; pesan harus disampaikan dengan menggunakan istilah-istilah yang
sederhana. Kata-kata harus mengandung makna yang sama, baik bagi
penerima maupun pengirimnya.
5.
Kontinuitas dan konsistensi; komunikasi adalah proses yang tiada akhir.
Komunikasi memerlukan repitisi (pengulangan) untuk mencapai penetrasi.
Repitisi dengan variasi memberikan sumbangan untuk pembelajaran dan
persuasi.
6.
Saluran; praktisi humas harus menggunakan saluran yang sudah mapan
(established) untuk menyampaikan pesan. Saluran yang digunakan dan juga
dihormati oleh khalayak sasaran. Saluran yang berbeda yang hanya akan
efektif pada tahapan berbeda serta proses penyebaran yang berbeda.
|