|
33
kepada orang yang kemungkinan akan memakainya ? dan
perlu membuat
sebuah nama merek yang bermakna , seperti
DieHard auto battries, Mop
and Glo floor wax, dan sejenisnya.
3.
Likeability: Apakah nama brand
anda mempunyai kemiripan secara nama,
visual dengan produk anda? , contohnya seperti Sunkist.
4.
Transferable:
apakah nama brand tersebut dapat digunakan untuk
memperkenalkan produk baru dengan kategori yang berbeda?
5.
Adaptable:
seberapa besarkah kemungkinan elemen brand
tersebut dapat
beradaptasi?
6.
Protectable:
bagaimana secara legal brand elemen anda dilindungi? Apakah
dapat dengan mudah untuk ditiru? Perlu diperhatikan di mana nama produk
anda kemungkinan mempunyai kemiripan dengan nama merek anda.
Berdasarkan pendapat para ahli, peneliti membuat kesimpulan bahwa peran
brand awareness, merupakan sebuah hal yang sangat penting dalam sebuah produk.
Karena dengan adanya
brand awareness
produk Philips dalam benak masyarakat,
maka mereka akan memasukan brand Philips dalam sebuah pertimbangan, sebelum
mereka menentukan untuk membeli produk tersebut atau tidak.
Pernyataan ini juga
di dukung dengan pernyataan dari Durianto dalam (Widyakusuma, Jurnal Public
Relations, 2011: 2) tingkatan brand awareness masyarakat atas produk Consumer
Lifestyle dan Healthcare
juga perlu di perhatikan oleh setiap
public relations.
Berhasil atau tidaknya sebuah produk di pasarkan kedalam masyarakat luas,
juga
tidak dapat lepas dari peran public relations dalam mengkomunikasikanya kepada
khalayak luas. Menurut peneliti yang menjadi permasalahan pada PT. Philips
Indonesia sekarang adalah, masih banyak produk dari kategori Consumer Lifestyle
masih
berada pada tingkatan brand recognition. Dimana tidak semua produk dari
|