Start Back Next End
  
19
1.
Publik internal dan publik eksternal : Publik internal yaitu publik yang berada
di dalam organisasi /perusahaan seperti supervisor, karyawan pelaksana,
manajer, pemegang saham dan direksi perusahaan. Sementara publik
eksternal adalah publik yang tidak berkaitan langsung dengan perusahaan ,
akan tetapi memiliki kepentingan terhadap perusahaan tersebut seperti pers,
pemerintah, akademisi, pelanggan, komunitas, dan pemasok.
2.
Publik primer, sekunder, dan marginal : publik primer bisa sangat membantu
atau merintangi upaya suatu perusahaan. Publik sekunder adalah publik yang
kurang begitu penting dan publik marginal adalah publik yang tidak begitu
penting. Contoh, anggota Federal Reserve Board of Governor (Dewan
gubernur cadangan federal) yang ikut mengatur masalah perbankan, menjadi
publik primer untuk sebuah bank yang menunggu rotasi secara teratur,
dimana anggota legislatif dan masyarakat menjadi publik sekundernya.
3.
Publik tradisional dan publik masa depan : karyawan dan pelanggan adalah
publik tradisional, mahasiswa/pelajar, peneliti, konsumen potensial, dosen,
dan pejabat pemerintah adalah publik masa depan.
4.
Proponents, opponents, dan uncomitted : di antara publik terdapat kelompok
yang menentang perusahaan (opponents), yang memihak perusahaan
(proponnents) dan ada yang tidak peduli (uncomitted). Perusahaan perlu
mengenal publik yang berbeda-beda ini agar dapat dengan jernih melihat
permasalahan (Seitel,1992:11)
5.
Silent majority dan vocal minority : dilihat dari aktivitas publik yang
mengajukan complaint (keluhan) atau mendukung perusahaan, dapat
dibedakan antara yang vokal (aktif) dan yang silent (pasif). Publik penulis di
surat kabar umumnya adalah the vocal minority, yaitu aktif menyuarakan
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter