|
28
Relations
(5) Citra sesuatu yang abstrak tidak dapat diukur dalam ukuran nominal,
tapi dapat dirasakan, dan bisa diciptakan (Ardianto&Soemirat,2010:114).
Berdasarkan uraian tersebut diatas, maka PR sebagai devisi yang
menjalankan fungsi manajemen yang salah satu tugasnya adalah membentuk
image/citra baik oleh khalayak eksternal maupun khalayak internal,
maka disini
peranan PR sangatlah penting.
2.3.4 Jenis Citra
Menurut Jefkins dalam buku hubungan masyarakat
(Jefkins, 2004:30), ada
beberapa jenis citra yang dikenal dalam dunia Public Relations, yaitu :
1.
Mirror Image
(Citra Bayangan), yaitu citra
yang
melekat pada orang dalam
atau anggota-anggota organisasi biasanya adalah pemimpinnya mengenai
anggapan pihak luar tentang organisasinya. Dalam kalimat lain, citra
bayangan adalah citra yang dianut oleh orang dalam mengenai pandangan
luar, terhadap organisasinya. Citra ini seringkali tidak tepat, bahkan hanya
sekedar ilusi, sebagai akibat dari tidak memadainya informasi, pengetahuan
ataupun pemahaman yang dimiliki oleh kalangan dalam organisasi itu
mengenai pendapat atau pandangan pihak-pihak luar. Dalam situasi yang
biasa, sering muncul fantasi semua orang menyukai kita.
2.
Current Image
(Citra yang Berlaku), yaitu citra yang berlaku adalah suatu
citra atau pandangan yang dianut oleh pihak-pihak luar mengenai suatu
organisasi. Citra ini sepenuhnya ditentukan oleh banyak-sedikitnya informasi
yang dimiliki oleh mereka yang mempercayainya.
3.
Multiple Image (Citra Majemuk), yaitu adanya image yang bermacam-macam
dari publiknya terhadap organisasi tertentu yang ditimbulkan oleh
mereka
|