Start Back Next End
  
29
yang mewakili organisasi kita dengan tingkah laku yang berbeda-beda atau
tidak seirama dengan tujuan atau asas organisasi kita.
4.
Corporate Image
(Citra Perusahaan), yaitu citra dari suatu organisasi secara
keseluruhan, jadi bukan sekedar citra atas produk dan pelayanannya.
5.
Wish Image (Citra Yang Diharapkan), yaitu citra yang diinginkan oleh pihak
manajemen atau suatu organisasi. Citra yang diharapkn biasanya dirumuskan
dan diterapkan untuk sesuatu yang relatif baru, ketika khalayak belum
memiliki informasi yang memadai mengenainya. 
Dari pembagian jenis citra diatas, maka bisa kita simpulkan bahwa citra itu
dapat muncul atau diduga oleh manajemen
itu sendiri, dibuat oleh masyarakat,
diinginkan oleh organisasi dan citra yang berlapis atau berbeda-beda.
2.3.5 Proses Pembentukan Citra
Citra adalah kesan yang diperoleh seseorang berdasarkan pengetahuan dan
pengetiannya tentang fakta-fakta atau kenyataan. Untuk mengetahui citra seseorang
terhadap objek dapat diketahui dari sikapnya terhadap objek tersebut. Solomon
dalam Rakhmat menyatakan semua sikap bersumber pada organisasi kognitif
pada
informasi dan pengetahuan yang kita miliki. Tidak akan ada teori dan sikap atau aksi
sosial yang tidak didasarkan pada penyelidikan tentang dasar-dasar kognitif.
Sementara
Danasaputra mengatakan bahwa efek kognitif dari komunikasi sangat
mempengaruhi proses pembentukan citra seseorang. Citra terbentuk berdasarkan
pengetahuan dan informasi-informasi yang diterima seseorang. Komunikasi tidak
secara langsung menimbulkan perilaku tertentu, tetapi cenderung mempengaruhi cara
kita mengorganisasikan citra kita tentang lingkungan (Ardianto&Soemirat, 2010:14). 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter