Start Back Next End
  
30
Proses pembentukan citra dalam struktur kognitif yang sesuai dengan
pengertian sistem komunikasi dijelaskan oleh John S. Nimpoeno, dalam laporan
penelitian tentang tingkah laku konsumen, seperti yang dikutif Danasaputra sebagai
berikut: “Public Relations
digambarkan sebagai input-output, proses intern dalam
model ini adalah pembentukan citra, sedangkan input adalah stimulus yang diberikan
dan output adalah adalah tanggapan atau perilaku tertentu. Citra itu sendiri
digambarkan melalui persepsi kognisi-motivasi-sikap.
Berdasarkan pemahaman mengenai pembentukan persepsi atau pencitraan,
maka seringkali pembentukan citra lebih bersifat subyektif dan tidak sesuai dengan
realitas yang ada. Oleh karena itu, banyak organisasi kemudian tidak cukup
menjalankan program komunikasinya untuk pembentukan citra, melainkan lebih
kepada pembentukan citra
organisasi. Citra
yang berasal dari kata bahasa Inggris
Reputation memiliki arti nama baik. Tujuan program komunikasi PR pada akhirnya
tidak hanya membangun atau menciptakan image/citra positif namun juga
membangun kepercayaan terhadap public sehingga mereka percaya dengan apa yang
dilakukan organisasi adalah yang terbaik dan mengharumkan namanya. Citra
pada
akhirnya dibentuk dari pembuktian yang kuat mengenai apa yang dilakukan
organisasi adalah memberikan yang terbaik bagi publik sasarannya.
2.3.6 Citra Merek
Menurut Kotler
(Kotler, 2007:346) citra merek ialah persepsi dan keyakinan
yang dilakukan oleh konsumen, seperti tercermin dalam asosiasi yang terjadi dalam
memori konsumen.Ia mendefinisikan citra merek sebagai seperangkat keyakinan,
ide, dan kesan yang dimiliki oleh seseorang terhadap suatu merek. Karena itu sikap
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter