Start Back Next End
  
38
expectancies). Outcome expectancies
menunjukkan
bahwa ketika kita melihat
seseorang model diberi penghargaan dan dihukum, kita akan berharap mendapatkan
hasil yang sama jika kita melakukan perilaku yang sama dengan model.
Dalam hal
ini, dapat dilihat pada tayangan Jejak Petualang bagaimana
presenter, materi,
narasumber dan lokasi yang memaparkan sesuatu sehingga bisa dirasakan seseorang
sebagai pengalamannya sendiri, dan mendapatkan pengalaman tertentu dari apa yang
telah mereka dilakukan. 
Seperti dikatakan oleh Baronowski dkk (1997 : 162), “People develop
expectations about a situation and expectations for outcomes of their behavior before
they actually encounter the situations”, orang akan mengembangkan pengharapan
tentang suatu situasi dan pengharapan suatu hasil dari perilakunya sebelum benar-
benar mengalami situasi tersebut. Selanjutnya, seseorang mengikat nilai dari
pengharapan tersebut dalam bentuk outcome expectancies
(harapan akan hasil).
Harapan-harapan ini mempertimbangkan sejauh mana penguatan tertentu yang
diamati itu dipandang sebagai sebuah imbalan atau pengharapan atau hukuman.
Konsep-konsep yang telah dikemukakan merupakan proses dasar dan
pembelajaran dalam teori kognitif sosial. Meskipun demikian, terdapat beberapa
konsep lain yang dikemukakan teori ini yang akan mempengaruhi sejauh mana
belajar sosial berperan. Salah satu tambahan yang penting bagi teori ini adalah
konsep identifikasi (indentification) dengan model di dalam media. Secara khusus
teori kognitif sosial menyatakan bahwa jika seseorang merasakan hubungan
psikologis yang kuat dengan sang model, proses belajar sosial akan lebih
terjadi.
Menurut White (1972
:
252) identifikasi muncul mulai dari ingin menjadi hingga
berusaha menjadi seperti model dengan beberapa kualitas yang lebih besar.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter