Start Back Next End
  
Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, pada tengah tahun 1984,
kerupuk tercatat sebagai komoditi pangan yang banyak diekspor ke berbagai
negara lain mulai dari Singapura, Jepang, Hongkong, Taiwan, Singapura,
Malaysia, Saudi Arabia, Australia, Belanda, Perancis, hingga Jerman. Dalam
catatan tersebut, tercatat pula provinsi Jawa Timur sebagai produsen yang
paling aktif memproduksi kerupuk dan kemudian diekspor ke negara lain
selain juga dijual secara lokal dan interlokal.
Hal tersebut juga secara tak langsung mempengaruhi popularitas
kerupuk Indonesia di luar negeri. Kerupuk mulai dikenal sebagai produk
makanan dari Indonesia. Beberapa jenis kerupuk Indonesia bahkan juga
dibahas dalam buku para pecinta kuliner yang berasal dari luar negeri¹
Popularitas kerupuk di dalam negeri pun dapat dilihat secara jelas.
Hampir di setiap rumah makan pasti menyediakan kerupuk. Di setiap daerah
di Indonesia pun memiliki jenis kerupuk khasnya masing-masing. Selain
rasanya yang enak dan gurih, harganya pun sangat ramah bagi ukuran
masyarakat Indonesia.
Menariknya, nama kerupuk sendiri juga memiliki makna tersendiri
dalam kamus Bahasa Indonesia. Selain dikenal sebagai jenis makanan
ringan, kerupuk juga menyumbang fungsi sebagai kata majas terutama majas
sarkasme. Berkat harganya yang murah dan biasa dikonsumsi masyarakat
bawah, kerupuk kerap dianalogikan sebagai citraan kaum masyarakat dengan
kondisi ekonomi yang kurang baik. Kerupuk juga diumpamakan seperti sifat
malas / lupa, berkaca dari sifat kerupuk yang akan melempem
jika sudah
lama dan tidak tersimpan dengan baik. Hal ini membuat kerupuk menjadi
unik karena cukup jarang nama makanan yang masuk dan memiliki makna
tersendiri dalam tatanan Bahasa Indonesia.
Selain wujudnya sebagai produk komersil, kerupuk juga kini mulai
dimanfaatkan dalam dunia seni / desain interior. Kerupuk dialihfungsikan
pula sebagai citra visual bernilai lokal. Uniknya, dengan ragam bentuk dan
warna yang dimiliki kerupuk, hal ini membuatnya memiliki nilai estetis yang
memang tak remeh dan memang menarik untuk dijadikan sebagai media
untuk berkarya.
2.2.2 Bahan dan Proses Pembuatan
Meski memiliki jenis yang beragam, proses pembuatan kerupuk
memiliki langkah-langkah yang sebenarnya mirip.
2.2.2.1 Peralatan
                                                
1
Owen, Sri. (1994) Indonesian Regional Food And Cookery. Dalam bukunya yang membahas beberapa jenis makanan lokal
populer di Indonesia, Sri juga menulis secara khusus Emping dan Kerupuk Udang.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter