|
15
setelah verba bantu. Partikel-partikel yang termasuk Setsuzokujoshi yang
dibahas dibagian ini adalah partikel-partikel: ba, ga, kara, keredomo,
nagara, node, noni, shi,tari, te, temo dan to. (Sudjianto, 2000:50),
Dalam kelompok ini Masuoka (1992:50) mencontohkan kalimat sebagai berikut.
(2) ?????????????
Hanako karamo henji ga nakatta.
Dari Hanako pun tidak ada jawaban.
c.
Fukujoshi,
yaitu partikel adverbial yang dapat mengubah arti kata dan dapat
mengembangkan makna gramatikal.
Menurut Bunkachoo dalam dalam Sudjianto:
Partikel yang dapat menambah arti kata lain yang ada sebelumnya dan
memiliki peran yang hampir sama dengan fukushi (adverbia) yaitu untuk
menghubungkan kata-kata yang ada sebelumnya dengan kata-kata yang
ada pada bagian berikutnya seperti fukushi. Partikel-partikel
yang
termasuk partikel kelompok fukushi: bakari, dake, demo, hodo, ka, kiri,
koso, kurai/gurai, mode, mo, nado, nari, noni, sae, shika, wa, dan yara.
(Sudjianto, 2000: 9),
Contoh yang diberikan Masuoka
(1992:51) dalam kelompok joshi ini adalah
sebagai berikut.
(3) ?????????????????????????
Youji ga arimasu kara, koko de matte ite kudas
Karena ada keperluan silakan tunggu di sini.
d.
Shuujoshi, yaitu partikel yang mengakhiri suatu kalimat, menunjukkan perasaan
pembicara.
|