Start Back Next End
  
10
Dalam
hal
ini
bukan
sekedar
bertransaksi secara
online,
tetapi
bagaimana
perusahaan
menggunakan kekuatan
informasi
digital
untuk
memahami   kebutuhan   dan   preferensi   setiap   pelanggan   dan   mitra
bisnisnya,
untuk
menyesuaikan produk
dan
service
sesuai
keinginan
mereka
dan
menyampaikannya secara
cepat
melalui
saluran
komunikasi
internet. Iyandri (2011)
2.4
E-Commerce
2.4.1 Pengertian E-Commerce
Menurut Turban et al (2012:38) Perdagangan elektronik (electronic
commerce, disingkat EC, atau e-commerce) mencangkup proses pembelian,
penjualan, transfer, atau pertukaran produk, layanan atau informasi melalui
jaringan komputer, termasuk internet. Beberapa orang memandang istilah
perdagangan (e-commerce) hanya untuk menjelaskan transaksi yang dapat
dilakukan antar mitra bisnis. Jika definisi ini digunakan, beberapa orang
menyadari bahwa istilah e-commerce sangat sempit. Sehingga, banyak yang
menggunakan istilah e-bussines sebagai istilah penggantinya. Bisnis elektronik
(electronic bussines atau e-bussines) mengarah pada definisi EC yang lebih luas,
tidak adanya pembelian dan penjualan barang saja. Tetapi juga layanan
pelanggan, kolaborasi dengan mitra bisnis. Lainnya memandang ebussines
sebagai “aktivitas selain pembelian dan penjualan” di internet, seperti kolaborasi
dan aktivitas intra bisnis.
Menurut Irmawati (2011) e-commerce bukan sebuah jasa atau sebuah
barang, tetapi merupakan perpaduan antara jasa dan barang. E-commerce dan
kegiatan yang terkait melalui internet dapat menjadi penggerak untuk
memperbaiki ekonomi domestik melalui liberalisasi jasa domestik dan
mempercepat integrasi dengan kegiatan produksi global. Karena e-commerce
akan mengintegrasikan perdagangan domestik dengan perdagangan dunia,
berbagai bentuk pembicaraan atau negosiasi tidak hanya akan terbatas dalam
aspek perdagangan dunia, tetapi bagaimana kebijakan domestik tentang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter