Start Back Next End
  
20
a.
Interaksi antara berbagai kelompok kerja: radiografer, dokter (termasuk
dokter pengirim dari hampir semua disiplin medis serta ahli radiologi), tenaga
teknis khusus
(teknisi, insinyur, fisikawan, dan ahli komputer),
personil TI,
tenaga keperawatan, staf administrasi, dan personil pendukung (transportasi
pasien dan pelayanan kebersihan).
b.
Komunikasi yang luas dan penting, kerjasama dan koordinasi dari semua
mereka yang terlibat.
c.
Banyak alur kerja dan metode pemeriksaan yang berbeda (seperti
ultrasonografi, radiologi diagnostik konvensional, fluoroskopi, angiografi,
CT, MRI, dan kedokteran nuklir).
d.
Alur kerja sangat berbasis pada teknologi dan tingginya tingkat inovasi dalam
metode pencitraan, diagnostik, dan terapi.
e.
Sejumlah besar data gambar dan TI yang beraneka ragam dengan berbagai
antarmuka.
f.
Investasi keuangan yang besar.
g.
Tidak ada bangsal dengan tempat tidur, melainkan penyedia layanan untuk
departemen lain.
2.1.7.
Alur Kerja Radiologi
Pada bagian ini akan dijelaskan alur kerja radiologi yang umum dilaksanakan
dalam dunia diagnostik radiologi di departemen atau unit radiologi sebuah rumah
sakit (McEnery, 2013:2).
1.
Pendaftaran dan Persetujuan Pemeriksaan (informed consent)
Pendaftaran adalah proses dimana dokter ahli radiologi menerima permintaan
untuk melakukan prosedur pemeriksaan
radiologi. Pencatatan pendaftaran ini
termasuk riwayat pemeriksaan pasien dan indikasi pemeriksaan untuk pemeriksaan
selanjutnya.
Persetujuan pemeriksaan merupakan proses dimana pasien menyetujui
tindakan-tindakan yang akan dilakukan untuk mendukung kelancaran pemeriksaan.
Proses ini
merupakan proses migrasi ke sistem berbasis komputer secara
langsung dari instruksi dokter yang telah dicatat. Proses
juga
mendukung keputusan
secara komputerisasi dan diintegrasikan ke dalam penyeleksian persetujuan prosedur
yang tepat sesuai dengan ilmu kedokteran (McEnery, 2013:2).
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter