|
36
kolaborasi antara perusahaan dengan mitra bisnisnya dan pertukaran informasi
antara perusahaan dengan para pesaing usahanya.
b.
Who: Siapa saja yang melakukan e-Business. Klasifikasi entiti yang kerap
dipergunakan dalam mengilustrasikan e-Business, masing-masing: Agent,
Consumer, Device, Employee, Family, dan Government.
c.
Why: Penerapan konsep e-Business
secara efektif memberikan keuntungan bagi
perusahaan karena banyaknya komponen yang berbiaya tinggi dapat dilakukan
penghematan dan secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan.
d.
Where: e-Business bisa dilakukan dimana saja, sejauh pihak yang berkepentingan
memiliki fasilitas elektronik atau digital sebagain kanal akses (access channel).
Berbeda dengan bisnis konvensional dimana transaksi biasa dilakukan secara
fisik di sekitar perusahaan dengan akses dan variasi transaksi yang terbatas.
2.4.2.
Dalam hal mengiplementasikan konsep e-Business, terlihat jelas bahwa
meraih keunggulan kompetitif (competitive advantage) jauh lebih mudah
dibandingkan
mempertahankannya (Sutabri, 2012:102). Secara teoritis hal tersebut
dapat dijelaskan karena adanya karakteristik sebagai berikut:
a.
Pada level operasional, yang terjadi dalam e-Business adalah restrukturisasi dan
restribusi dari bit-bit digital (digital managment), sehingga mudah sekali bagi
perusahaan untuk meniru model bisnis dari perusahaan lainnya yang telah sukses.
b.
Berbeda dengan bisnis konvensional di mana biasanya kantor beroperasi 8 jam
sehari, di dalam e-Business
(internet), perusahaan harus mampu melayani
pelanggan selama
7 hari seminggu dan 24 jam sehari, karena jika tidak maka
dengan mudah kompetitor akan mudah menyaingi perusahaan terkait.
|