|
menyamakan pengalaman ini dengan tingkat kualitas tertentu. Pengalaman yang
menyenangkan akan menghasilkan ingatan yan g b aik terhadap merek tersebut.
4. Merek memberikan pen cegahan resiko
Sebagian besar konsumen menolak resiko. Mereka tidak akan membeli suatu produk, jika
ragu terhadap hasilnya. Pengalaman terhadap suatu merek, jika positif, memberi keyakinan
serta kenyamanan untuk membeli sekalipun mahal. Merek membangun keper cayaan, dan
merek yang besar b enar-benar dapat dipercaya.
5. Merek memberikan alat untuk mengeksp resikan diri
Merek menghasilkan kesempatan pada konsumen untuk mengekspresikan diri dalam
berbagai cara. Mer ek dapat membantu konsumen untuk mengekspresikan kebutuhan sosial-
psikologi.
2.1.2.2 Cara Membangun Merek
1. Memiliki positioning yang tepat
Merek dapat di-positioning-kan dengan berbagai cara, misalnya dengan menempatkan
posisinya secara spesifik di benak pelanggan. Membantu Positioning adalah
menempatkan semua aspek dari brand value (termasuk manfaat fun gsional) secara
konsisten sehingga selalu jadi nomor satu di benak pelanggan.
2. Memiliki brand-value yang tepat
Semakin tepat merek di-positioning-kan di benak pelanggan, merek tersebut akan
semakin kompetitif. Untuk mengelola hal tersebut kita perlu mengetahui brand value.
Brand Value membentuk brand personality. Brand personality lebih cepat berubah
dibandingkan brand positioning, karena brand personality mencerminkan gejolak
perubahan selera konsumen.
3. Memiliki konsep yang tepat
Tahap akhir untuk mengkomunikasikan brand value dan positioning yang tepat kepada
konsumen harus didukung oleh konsep yan g tepat. Pengembangan kon sep merupakan
proses kreatif, karena berbeda dari positoning, konsep dapat terus menerus berub ah
sesuai dengan daur hiduo produk yang bersan gk utan. Konsep yang baik adalah dapat
mengkomuniksiakan semua elemen-elemen brand value dan positoning yang tepat,
sehingga brand image dapat terus-menerus diingkatkan.
|