|
hingga Bandun g, dan Jakarta. Hingga saat ini, Toko Pangestu masih ingin
menyebarluask an p emasarannya tidak hanya di Indonesia namun juga tidak
menutup kemungkinan untuk memasarkan produk-produk Pangestu ke
mancanegara.
2.1.4.2 Produksi dan Pemasara n
Salah satu produk yan g diminati dari Pangestu ialah manisan buah. Produk ini
cukup menjadi produk incaran konsumen yang membeli untuk dikonsumsi sendiri atau
juga membeli untuk oleh-oleh. Sama seperti kebanyakan produk dari Pangestu, manisan
buah Pangestu ini juga dibuat dengan cara home industry. Bahan-b ahan buah yang
digunak an diperoleh dari perkebunan masyar akat dan para petani mitra bin aan.
Proses pengolahan manisan buah cukup mudah dengan men ggunakan prinsip
penggulaan. Tahapantahapan proses pembuatannya cukup mudah yaitu: sortasi,
trimming, pengecilan ukuran, perendaman Ca (OH)2, dan penambahan bahan tambahan,
perendaman larutan gula( secara bertahap), dan pengemasan.
a. Sortasi dan pencucian
Sortasi adalah memilih hasil panen yang telah dilakukan untuk
membedakan
hasil panen yan g baik dan hasil panen yang jelek. Untuk
mendapatkan kualitas dari keseragaman bahan makanan yang akan dikemas,
diperlukan tahap pemilihan (sortasi dan grading) dari bahan yang terlalu
muda atau tua, bahan yang rusak, bahan yang terkena serangan hama atau
serangga. Bah an harus dipisah-pisahkan menurut ukuran dan kemasakannya.
Bahan yang terlalu besar ukurannya dan bervariasi dapat diseragamkan
dengan cara pemotongan atau memperkecil ukurannya agar lebih seragam,
hal ini dapat mengefisiensikan proses sterilisasi dan lebih meningkatkan daya
tarik konsumen.
Pencucian, akan mengurangi atau men ghilan gk an bahan-bahan sejenis
malam (lilin) yang melapisi kulit pada buah-buahan, untuk menghilangkan
kotoran yang melekat pada bahan yang dapat menunjukkan adanya populasi
mikroorganisme, untuk menghilangkan adanya sisa-sisa insektisida.
Pencucian menggunakan air yan g bersih dan mengalir.
|