![]() 56
mempunyai pengeluaran US$ 2
US$ 20 per hari. Selain itu, MarkPlus
juga memperhatikan middle-class family yang artinya ada pengeluaran
gabungan yang memperbesar purchasing power. Ini adalah sasaran empuk
bagi para pemasar. Apalagi, bukan hanya dalam hal pengeluaran riil saja
jumlah middle-class ini meningkat, tetapi juga dalam gaya hidup.
Walaupun mereka tidak mampu dari segi daya ekonomi, tetapi mereka
berani mengambil risiko untuk memutuskan pembelian yang sebenarnya
mereka belum mampu. Karena itu, di tahun 2012, MarkPlus memfokuskan
riset untuk mengetahui shopping behavior dari youth-women-netizen di
Indonesia. (Hermawan Kertajaya & Iwan Setiawan, p.26, 2014).
Gambar 2.11 Value Based Marketing 3.0
|