Home Start Back Next End
  
27
yang paling diinginkan (yakni yang paling menguntungkan) kelompok pelanggan.
Dengan
langkah
-
langkah
yang
dipilih untuk perspektif
pelanggan harus
mengukur
nilai
baik
yang
disampaikan
kepada
pelanggan
(value
proposition) yang
melibatkan
waktu, kualitas, kinerja dan pelayanan, dan biaya, dan hasil yang datang sebagai
hasil
dari nilai ini proposisi (misalnya, kepuasan pelanggan, pangsa pasar). Nilai proposisi
dapat pada salah satu dari tiga: keunggulan operasional, pelanggan keintiman atau
produk kepemimpinan, dengan tetap menjaga tingkat di ambang dua lainnya. Kaplan
(1996) menjelaskan untuk memasarkan produknya perusahaan terlebih dahulu harus
menentukan segmen calon pelanggan mana yang harus dimasuki oleh perusahaan,
dengan demikian akan lebih jelas dan lebih terfokus tolok ukurnya. Dewasa ini fokus
strategi 
perusahaan 
lebih 
diarahkan 
pada 
pelanggan 
(Customer
drive 
strategy),
dengan kata lain apa yang dibutuhkan pelanggan harus dipenuhi
oleh perusahaan.
Kinerja produk yang dihasilkan perusahaan minimal harus sama dengan apa yang
dipersepsikan oleh pelanggan. Kualitas produk yang kurang, menyebabkan konsumen
akan
pindah
ke
produk
lain,
kualitas produk
yang
tinggi
akan
menyebabkan
perusahaan akan rugi karena kehilangan potensi laba yang tinggi dan sebaliknya
konsumen  merasa  beruntung  karena  mendapatkan  produk  kualitas  tinggi  dengan
harga standar. Untuk mendapatkan laba maksimum perusahaan harus mampu
mempersepsikan  kualitas  produk  yang  diinginkan  pelanggan  yang  sesuai  dengan
harga 
jualnya. 
Kaplan 
(1996) 
mejelaskan 
bahwa 
dari 
sisi 
perusahaan 
kinerja
pelanggan terdiri dari pangsa pasar, tingkat perolehan konsumen, kemampuan
mempertahankan
pelanggan,
tingkat
kepuasan
pelanggan,
dan
tingkat
profitabilitas
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter