|
14
2). Learning cost
Learning cost seperti biaya dari switching kepada brand baru dari
computer atau
makanan setelah mempelajari menggunakan merek lain.
3). Artificial or contractual cost.
Artificial
or
contractual
cost,
seperti
kupon
untuk
pembelian
kembali
dan
program frequent
flyer
yaitu
menghadiahi
konsumen
untuk
kembali
melakukan
perjalanan dengan menggunakan airline yang sama.
Kemudian
(Burnham
et
al,
2003),
mengembangkan
tipologi
dari
switching
cost yaitu:
1). Procedural dari switching cost.
2). Financial switching cost
3). Relational cost.
Pendapat lainnya dikemukakan oleh Dwyer (2003), bahwa ketika setiap kali
mengembangkan sebuah relationship,
kedua
kelompok
belajar
menumbuhkan
pengalaman dan rasa saling percaya satu sama lainnya. Akibatnya, mereka mungkin
dapat secara bertahap meningkatkan komitmen
mereka
melalui
investasi
produk,
proses,
atau
konsumen
diberikan relationship
yang
istimewa.
Konsumen
dapat
meningkatkan
investasi
pendapatannya
kedalam relationship
dan
otomatis
akan
meningkatkan switching costs
dan kepercayaannya terhadap
supplier. Maka dari itu
disarankan,
untuk
mengantisipasi
switching costs konsumen yang tinggi maka
diberikan
tambahan
atas keinginan
konsumen
dalam mempertahankan
kualitas
dari
relationship. Switching
costs
yang
tinggi
diantisipasi
dengan
membawa
relationship
|