Home Start Back Next End
  
14
misalnya
model
dari trust
harus
berdasarkan,
bagaimana
trust itu
bekerja didalam
lingkungan
sosial
dan
banyak
peneliti
yang
mengadopsi
definisi
dari:
trust
(or,
symmetrically, distrust)
is a particular level of the subjective probability with which
an agent will perform a particular action, both before [we] can monitor such action
(or independently of his capacity of ever to be able to monitor it) and in a context in
which it affects [our]
own action”, Gambetta, (1999).
Pelayanan yang baik dari
interaksi antara konsumen dan pelayanan pemasaran akan membangun sebuah trust
yang akan mengarahkan transaksi dimasa yang akan datang (Cox and Walker 1997;
Bitner et al. 2000).
Trust dianggap sebagai faktor central untuk menciptakan loyalitas pelanggan.
Lebih lanjut mereka mendefinisikan
kepercayaan
kepada
sebuah brand
adalah
kesediaan pelanggan untuk mempercayai
kemampuan brand melakukan apa yang
dinyatakannya. Kepercayaan ini menimbulkan dedikasi karena mengurangi biaya
negosiasi dan mengurangi ketakutan pelanggan akan kemungkinan provider
berperilaku opportunistic.
Trust
sangat
penting
didalam kondisi
pasar
yang
tanpa
batas,
dimana
dapat
menghubungkan konsumen asing dari berbagai
negara dengan beragam budaya untuk
saling berinteraksi dan bertransaksi antara satu dengan yang lainnya. Konsumen
pertama
tama
harus
memiliki trust sebelum melakukan transaksi sesuai dengan
harapannya.
Jalinan
hubungan
yang
baik antara
konsumen
dan
produsen
akan
membangun
suatu
tingkatan
trust,
dimana
hal
ini
merupakan
esensi
hubungan
yang
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter