|
47
Sampel
adalah
sebagian dari
jumlah
dan
karakteristik
yang
dimiliki
oleh
populasi
tersebut.
Bila
populasi
besar,
dan
peneliti tidak mungkin
mempelajari semua
yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan tenaga,
dana dan waktu maka peneliti dapat menggunakan sampel yang diambil dari
populasi
itu.
Apa
yang
dipelajari
dari
sampel
itu,
kesimpulannya
akan
diberlakukan untuk populasi. Untuk itu sampel yang diambil dari populasi harus
benar-benar representatif.
Bila sampel
tidak representatif,
ibarat orang
yang tidak
bisa melihat tetapi diminta untuk menyimpulkan karakteristik dari gajah. Satu
orang
memegang
telinga
gajah,
maka
ia akan
menyimpulkan
bahwa
gajah
itu
seperti kipas. Orang kedua memegang badan gajah, maka ia akan menyimpulkan
bahwa
gajah
seperti
tembok
besar.
Begitulah jika
sampel
yang
dipilih
tidak
representatif maka
ibarat
2
orang
yang
tidak
bisa
melihat
itu
yang
membuat
kesimpulan yang salah tentang gajah.
Apabila kandungan dari suatu sampel berfluktuasi atau berubah-rubah
maka perhitungan statistik pun akan menjadi lebih besar atau kecil dari nilai
populasi
yang
sebenarnya.
Pengambilan sampel
diperlukan
juga
ketika
diperlukannya inspeksi dengan jalan menghancurkan produk yang akan diinspeksi
atau ketika pengujian pada seluruh populasi menjadi sangat berbahaya.
Sebenarnya,
kemungkinan
analisis
terhadap
seluruh
populasi
tidak
seakurat
dengan
cara
sampling.
Karen
apabila
rasa
bosan
dan
lelah
dirasakan
oleh
inspektor maka akan membuat pemeriksaan yang dilakukannya menjadi tidak
akurat lagi.
|