|
20
time it is produced, and provide added value
in
form
(such
as
convenience,
amusement, comport or health). Atau jasa adalah semua kegiatan ekonomi yang
menghasilkan output tidak berupa produk fisik atau konstruksi yang secara umum
dikonsumsi pada saat diproduksi, dan memberikan nilai tambah dalam bentuk (seperti
kenyamanan, hiburan, kesenangan, atau kesehatan).
Lovelock, dan Wright (2005)
menyatakan bahwa, jasa adalah tindakan atau
kinerja yang ditawarkan suatu pihak kepada pihak lainnya. Walaupun prosesnya
mungkin terkait dengan produk fisik, kinerjanya pada dasarnya tidak nyata dan
biasanya tidak menghasilkan kepemilikan atas faktor
faktor produksi. Selanjutnya
Kotler
(2001)
menyatakan
bahwa
jasa
adalah sebagai
setiap
tindakan
atau
kegiatan
suatu
pihak yang
dapat
ditawarkan kepada
pihak
lain
yang
secara
esensial
tidak
berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan sesuatu.
Berdasarkan pendapat diatas, dapat dikemukakan bahwa jasa merupakan
suatu tindakan atau kegiatan yang bersifat tak berwujud. Dengan demikian jika
sesuatu
diproduksi
maka
jasa
dilaksanakan. Jadi
jelas
kualitas
jasa
dinilai
dari
pelaksanaannya
atau
hasil
kerjanya
bukan dari
karakteristiknya
secara
fisik.
Dalam
proses pertukarannya konsumen membayar untuk sesuatu yang tidak berwujud.
Walaupun pada pembelian jasa-jasa tertentu konsumen memperoleh sesuatu yang
berwujud, seperti kartu kredit, polis asuransi, tetapi pada dasarnya yang dibeli bukan
benda-benda
tersebut.
Produk
jasa
ada
dua macam,
yaitu
produk
jasa
industri
dan
produk
jasa
konsumen.
Produk
jasa
industri disediakan
untuk
organisasi
dalam
lingkungan
yang
luas,
termasuk
pengolahan, pertambangan,
pertanian,
organisasi
dalam
lingkungan
yang
luas,
seperti
jasa
penelitian,
jasa
finansial,
jasa
pendidikan
|