Home Start Back Next End
  
9
2.3
Balanced
Scorecard
Dalam
pembahasan
balanced
scorecard
terdiri
dari
definisi
dan
perspektif balanced
scorecard.
2.3.1
Definisi
Score
merujuk
pada
makna
”penghargaan
atas
poin-poin
yang
dihasilkan”.   Dalam
konteks
sebagai
kata
kerja
“score”
berarti
memberi angka
(Olve,
1999,
p16).
Pengukuran
menjadi
suatu
hal
yang
vital
sebelum
kita
melakukan
evaluasi
atau
pengendalian
terhadap
suatu objek. Objek bisa berarti
suatu entitas bisnis, organisasi, korporat, divisi,
unit, tim atau
bahkan
individu.
Sesuatu
yang
ingin
kita
kendalikan
atau
kita
evaluasi
perlu
diukur.
Jika
suatu
entitas
bisnis
perlu
dikendalikan
maka
diperlukan
tolak
ukurnya.
Dengan
demikian,
yang
dimaksud
sistem pengendalian
meliputi pengendalian segi
entitas bisnis dari
tingkatan
tertinggi
hingga
level
terendah,
individu
dalam
organisasi.
Jadi,
ketika
kita
bicara
tentang
Balanced
Scorecard
dimana
terdapat tambahan kata
“Balanced”
didepan
kata
“score”
maksudnya
adalah
bahwa
angka
(grade)
atau
“score”
tersebut harus
mencerminkan
keseimbangan antara sekian banyak elemen penting dalam kinerja.
Balanced  
Scorecard   adalah 
kumpulan 
ukuran 
kinerja 
yang 
terintegrasi 
yang
diturunkan dari
strategi perusahaan
yang
mendukung
strategi perusahaan secara keseluruhan
(Tunggal, 2002, p1).
Balanced Scorecard
merupakan “…
a
set
of
measures that
gives top
managers
a
fast
but comprehensive
view of the business…includes
financial
measures
that
tell
the results
of
actions
already
taken…complements
the
financial
measures
with
operational 
measures
on
customer  satisfaction, 
internal 
process, 
the  organization’s 
innovation  and 
improvement
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter