|
27
1.
Posisi atau kedudukan bahasa d.aiam
sistem
pendidi.klh1.
2.
Situasi
tiruan
di
kdas
dalam
pendekatan
kmmm..i.lrnsi
tidak
menggambarkan pcmakaian bahasa yang sebenamya.
3.
l\tlateri pelajarnn yang disusun
alas
da..,-ar
kebutuhan siswa
tidak praktis,
karena
setiap
siswa
memHiki kcbutuhan
yang betbeda-beda.
4.
Dalam
pendckatan
komunikaW:: guru--g-uru bw.kan
penufur asli
(Native
Speaker).
2.6.3
Materi
d:&n Kmr.il!o.dum
PengMjarmn Bab.asa lnggris
Menurut Alexander
(2002,
p
viii)
dalam
bukunya Practise
and
Progress
sis-wa
harus
di1atih secam
memta
dlliam empat
kemampuan
dasar
bcrbahasa
luggns,
yaitu:
understanding (pemahaman),
.speaking
(berbicara),
reading
(membaca)
dan
wrWng
(menclis).
Dalam
lbanyak
ke]as
pengajanrn.
bahasa
Inggris
keseluruhan
materi d1tekankan
pada
bahasa tuhsan atau
yang
sering
disebut
written language.
Siswa
Iebih
dilatili
1..mtuk
menggunakan
mata
darip.ada
telinga
dan
kt:mampua.nnya
untuk
mcnarugl<ap
segala
sesuatu
scpcrti
pelafalarn
(pronunciation)
yang
benar, tckanan
(stress)
pada
setiap
kata,
dan
intonasi
dalam
pengucapan
sangat
kurang.
Ak:ibatnya banyak:.
s.iswa
yang
mampu
menulis
dalam
bahasa lnggris,
nam1.m tidak bisa
rnengucapkan kata-kata dalam
bahasa lnggris
Jadi
materi
ya11g terpenting
dalam
pembelajaran
bahasa
lnggris
ada!ah
kemrunpuan siswa
dalam
speaking d.an
writing.
|