|
9
2.2.3
Distrl :n.JJsi
(Place)
f"',enurut Kotler
dan Armstrong (
2001, p73
)
P:ace
(
distribusi )
yaitu mellputi aktlvltas
perusaha;;m
agar produk
mudah
didL!patkan oleh konsmnen sasarannya,
Keputusan mehgenal distribusi
adatah mer1yangkut
pada
bagaimana
membawa
produk
yang
te all
d:rancang sesuai
target
pasamya
tersebut
keda1am pasar
sasarannya.
Hal
inl ada!ah
perrting,
mengingat
suatu
produk
tidak
akan
berarti
apabUa
tidak
didlstr!busik.an
kepada
konsumen yang membutuhkannya.
2.2,4
Promosi
(Promotion}
Kcputusan
mengenal promos1 berkaitan
engan
cara
cara untuk
memberltahukan
konsumen yang
cliartikan kepada
produk
yang
dltawarkan. Dalam pe1aksanaannya
kegiatan
promosi fr:i
dapat
dilaksanakan me
alui persone1 selling, advertising
ataupun
publicity,
dimana
penentuan
jenls kornunikasi
-c:ersebut sangat tergantung
kepada
karakteristik produk
maupun
pasar yang d\f"1adapL
2.3
Per
gertian
Pema.saran Jasa
Pemasaran tiO:ak hanya
rnencakup
hasil-hasil
produksi
berupa benda
fisik
saja,
tetapt
mencakup
pula
bidang
jasa.
Da1am
beberapa
hal
pcmasarannya
berbeda,
karena
jasa
bukan
bersifat
kcbendaan
dan
juga
tidak
dapat
dipisahkao
dar1 pcmlberi jasa
tersebut. Adapun
pengertian jasa
metlurut Alma
(2004
1
p243): "jasa
adalah sesuatu yang
dapat
di!ndentiflkasikan
secara
terp;sah tidak
berwujud,
Ditawarkan
untuk
memenuhi kebutuhan.
Jasa
dapat
dihasllkan
riengan mcnggunakan benda- benda berwujud atau tldak".
Menurut
Kotler
dan Armstrong
(2004,
p368-369), jasa
mempunyai empat
karakterlstik
yang haruc;
dipertimbangkan
da!am merancang program
pemasaran, yaitu :
::L3.1
e<et!dak
hen.l!jJJjuHdal1 Jasa
Jasc
mempullyai s:f2t
tidak
berwujud, tldak dapat
dl!ihat,
diraba, didengar
atau dlcium
sebelum
jasa. itu
dibclL
Jasa tidak
dapat
dlletakkan
p<lda
rak kemudian
dlbeli
oleh
konsumen
|