|
II
citra presUsius.
Sementara
itu
harga rendah
dapat
dlgunakan
untuk
men1bentuk citra
niiai
te:-Lenlu
(image ol
value), n<isainya dengan
memberikan
jaminan
bah\lva har0anya
merupakan harga
yang
terendah
disuatu w!layah L rLentu.
Pada hakikatnya, ba!k
;:>enetapan harga
tinggi
maupun rendah bertujuan
untuk meningkatkan
perseps!
kcnsumer: terhadap keseiuruhan Oauran produk
yang dltawarkan
perusahaan.
4. Tujucn Stabilises: ;_at;a
Da!am pasar yang
konsc1mennya
sangat
sensitif
terhadap harga,
bila
sualu per;_.sahaan
menurunk:an harganya, rnaka
para
oesaingnya
harus
menurunkan
pula
harga mereka.
Kor:disl seperti
ini
ya
)g
merJdasari
terbentuknya tu]uan
stabillsas·l harga
dalam industti
industri
tertenb.J yang
prod
Jknya
sangat
terstandarisasi
seperU: minyak
bumi.
Tujuan
stabtlisasi di!akukan dergan jaian
rPenet.apkan harga
untuk mempertahankan
hubungan
yar:g stab:! anta a Largo suatu
perusahaan dan
harga
pemir:,pi
industri
(industry
5. Tujuan-tujuan
Lainnya
H<.>rgs dapat
pula
ditetapkan
dengan
tujuan
mencegah
masuknya
pesaing, n;empem!eh
loy.alitas
peianggan,
mendukung
pen]ua!an
u1a:--,g atau
menghlndari
campur
tangan
pemerit1tah. Organisas! non-prolit juga
dapat
inenetapkan tujuan
penetapan harga
yang
berbeda, misalnya
untuk
mencapai partial
cost
r,;:>eovetyr
full cost
recovery
atau untuk
menetapkan social price.
|