|
21
7. Dalam
mengambil
tindakan di
lingkungan organisasi
tersebut,
dia
mampu
meramalkan
(dalam batas-batas
tertentu)
tanggapan
yang timbui
dari
organisasi
itu.
8.
Dalam
mengambil
tindakan,
d;a
menggunakan
genera:isasi tentang
fenomena sosial
yang
telal1 ia
buat
dru*l uji
melalui
pengaiamannya
dan
pada
saat
yang
sama
dia
terus
memperhatikan elemen-elemen
khas
yang terdapat
di dalam situasi
sebenarnya.
9.
Dia
menyadari
hubungan
manusiawi
beserta
pandangan-pandangannya
bukan
berupa
membahagiakan
setiap
orang atau
memberi
janji-janji
yang
indah.
10. Dia
nengetahui
bahwa
hubungan
:nanusiawi (human relation)
tidak
akan
sama
dengan
pekerjaan
manajemen.
2.1.4
Prestasi
Kerja Ber!mbnngan Dengan
Waktn
Di
samping
faktor
diri dan
faktor
situasional
yang
telah
diterangkan
sebelumnya,
prestasi
kerja
yang
dihasilkan
seseorang
juga
dipengaruhi
oleh
waktu.
Yang
dimaksud
dengan
waktu
dalam
hal
ini
meliputi
jam
kerja.
waktu
istirahat dan
jam
bergilir.
Ketiganya
akan
dijelaskan
secara
singkat
berikut
ini ·
2.1.4.1
Jam
Kerja
Pada dasarnya dalam
kegiatannya
manusia
merniliki
bioritme
sendiri. Ritme
harlan tubuh
manusia
berkaitan
dengan
tingkat
produktivitas,
tingkat
kesalahan
dan
tingkat
usaha
yang
dilakukan_
Besarnya
ketiga
parameter
ini
dipengaruhi
oleh
jumlah
waktu
yang
digunakan
untuk
bekerja
dalam
satu
hari.
Gambar
2.5
memperlihatkan
satu
contoh pengaruh
bioritme
terhadap prestasi kerja. Pada
gambar tersebut terlihat
pe:'Jbahan aktivitas
metabolisme
dan
temperatur
tubuh
jika
pekerjaan
dilakukan
pada
pagi
hari.
|