![]() I
l
ak:tivitas ill.
l
metabolismel
!
"'-
r-iidlli· -1
I
----L== :::::::;::::'..
,__
_j
22
temperatur
tubuh
r
37
c
r
36
oc
!
L
35
'c
tengah
4h
Sh
tengah
16h
20h
tengah
malam
hari
mala."TI
Gambar
2.5 Ritme
Harlan
tintuk
merretapkan
jumlah
jam
kerja
optimal
bukan
pekerjaan
yang
mudah
karena
jumlah
jam kerja
optimal
merupakan
fungsi
dari
berbagai
faktor.
Dalam
suatu
penelitian
dibukt!kan bahwa pengurangan
jam kerja
dari 48 jam menjadi 36
jam per
minggu
dapat
meningkatkan
rata-rata
hasil
kerja
per
jam.
Ga:mbar 2.6
memperlihatkan
jumlah
jam
kerja
optimal
per
minggu
berdasarkan
pendekatan
terhadap
kelakuan
rata-rata pekelja
(Sutalaksana,
Iftikar
Z, 1974,
p95)
Wa!aupun begitu hasil penelit:an
yang tercennin dari Gambar
2
6 belum
merupakan
kesimpulan
akhir
karena
rnasih
diperlukan
lebih
banyak
penelitian
untuk
mencapai
hasil
ak.IJir yang
paling
dapat
dipercaya.
Beberapa
faktor
yang
mungkin
dapal
memberikan
perbedaan
mengenai
jurniah jam kerja
optimal adalah
jenis peke!jaan,
keadaan
lingkt:ngan
ke:ja,
sistem
upah
dan
kebiasaan
ka.-yawan.
2.L4.Z
Waktu Ist!rahat
Setiap pekerja memerlukan waktu
istirahat diantara waktu kerjanya, unruk
menjaga agar prestasi
kerja
tetap tinggi.
Jika diasumsikan
pekerja
tidak
mengalami
|