![]() n
23
tekanan
kerja
maka
frek:uensi istirahat yang
dibutuhkannya
lebih
merupakan
fungsi
dari
tbgkat kemonotonan
suatu
pekerjaan
daripada
berat
atau
intensitasnya.
Sebaliknya,
jika
pekerja
mengaimr.i tekanan
kerja
maka
waktu
istirahat
dapat
dinitung
dari
pengukuran energi
yang
dikeluarkan.
Beberapa
faktor
yang
mempengarahi
lama
waktu
ist'rahat
dan
frekuensi
istirahat
seperti
: jenis
pekerjaan,
!amanya
waktu
kerja
per
hari,
jenis
kelamin
pekerja,
kondisi
lingkungan
kerja.
Lamanya waktu
istirahat
berkisar antara 30 sampai 50 menit
dan
frekuensi
waktu
istirahat
dalam sehari
antara
satu
sa:npai
lima
kali.
Waktu
istirahat
san!;iat
penting dalam
pekerjaan
yang
berat
pekerjaan
yang
membutuhkan
konsentrasi tinggi seperti
pemeriksaan
dan
dalam pekerjaan
yang
'Tlonoton
dan tingkat
pengulangan
yang
tinggi.
E
41
per Jam
""
·
"'
J
l50
c
""
...
..::;:
=
·;;;
I
'
100
"-
""
"
'
,.
i
""'
"
0
I
per
mmggu
50
"""
"-
J
'
l
2
!
"-
0
10
20
30
40
50
60
70
jam
kerja
per minggu
Gamila.r
2.6 Jam Kerja Per
Minggu
Yang
optimal
2.1.4.3
Ke.rja
Bergilir
Proses metaboHsme . yang terjadi
di
dalam tubuh
'Tlanusia
mengakibatkan
temperatur
tubuh berfluktuasi
sepanjang
hari,
rendah
di pagi hari
dan tinggi di siang
|