|
25
b. Prestasi kegiatan
yang bersangkutan tidak
sesum
dengan prestasi yang
diharapkan.
c. Walaupun
prestasi
kerja
yang
dicapai
baik,
namun tidak
pada
saat
yang
dibutuhkan (Bunning, Erwin,
1988,
pl4).
Waktu
sebagai
petunjuk
prestasi
kerja
dapat
dilihat
dari
kegagalan seorang
pekerja
untuk
menyelesaikan
suatu
pekerjaan pada
saat hasil
kerjanya
dibutuhkan
oieh
pekerjaan laimya,
dalam hal ini bera.rti terjadi
keterlambatan
kerja.
Kegagalan seorang
pekerja
dalam
melaksanakan
pekerjaamya
tentu
menimbulkan
berbagai
akibat
pada
sistem
kerja secara
keseluruhan,
mulai
dari
tingkat
yang
tidak
membahayakan
hingga
tingkat
yang
sangat
membahayakan.
Oleh
karena
itu
segala kemungkinan yang dapat
menimbulkan
kesalahan kerja perlu diperhatikan
dengan
seksama
agar
berbagai
kerugian
yang
mungkin
terjadi
dapat
dihindari
atau
ditekan.
2.2.1
Penyebab Kesalahan
Kerja
Ada
tiga faktor
yang
berpengaruh
terhadap
timbulnya kesalahan
kerja
yang
dilakuka11 oleh
manusia,
yaitu
sistem
kerja,
rancangan peralatan yang
dipah:ai
dan
operator
itu
sendiri.
Untuk merancang
sistem kerja
tidak hanya
memperhatikan
pera!atan
kerja
namun
juga
masalah
perangkat
lunak
seperti
petunjuk
kerja,
penentuan
jum!ah
dan
jenis pekerja
yang
dibutuhkan
pada
suatu
pekerjaan
dan
masalah
penjadwalan. Sistem
kerja
yang
tidak
dirancang
dengan
baik
akan
mengakibatkan
timbulnya kesalahan kerja yang dilaknkan oleh seorang
pekerja.
Jika
manusia
berinteraksi
dengan mesin/peralatan maka
rancangan
peralatan
yang
dipakai
hams
bemr-benar
diperhatikan
sehingga
tidak
menimbulkan
kesulitan-
|