Home Start Back Next End
  
26
kesulitan 
tertentu  
bagi 
operator  
pada 
saat 
mengoperasikan 
mesin!peralatan 
tersebut
Oleh
karena
it.t
rancangan
peralatan
liarus memperhatikan
segi
ergonomi
sehingga
ke:nungkinan
peke:ja
melakukan
kesalahan akan
menurun.
Kesalahan  kerja
juga
dapat
bers .:mber dari
pekerja
itu
sendiri.   Hal
ini
biasanya
&sebabkan
oleh
berbagai
kekurangan
yang
dbllliki
pekerja
dalam
hal kemampuan
fisik,
latihan,
keterampilan,
motivasi da.'l sebagainya.
Akibat  kesalahan 
kerja  yang 
ditimbulkan  oieh 
ketiga  faktor 
di  atas 
beraneka
ragam
dan
dapat  ditinjau
dati
berbagai
segi.   Ada
alcibat yang
segera  dirasakan
setelah
melakukan   kesalahan,   seperti   kecelakaan 
akibat 
kecerobohan  
dalam 
mengemudikan
I
kendaraan   dan 
ada   pula 
akibat 
yang 
dirasakan   cukup 
lama 
setelah 
kesalahan 
itu
d:j)erbuat.  
Selain
itu
akibat
kesaiahan
kerja
ada
yang
bersifat
tidak
membahayakan
dan
ada pula yang bersifat
membahayakan.
2.2.2  
Kesalahan  Kerja
.Dalam Pemeriksaan
Dati
penjelasan
sebelum
ini
dijabarkan
bahwa
kesalahan
dapat
terjadi
pada
setiap
Jems  pekerjaan 
dan 
sa!ah  satu 
diantaranya 
pada 
pekerjaan 
pemeriksaan. 
Pekerjaan
pemeriksaan
tida.lc
mungkin
dilakukan
dengan
ketepatan
100%.  
Efektifitas
pemeriksaan
rata-rata 
adal!Lsebesar 
85% 
(Me  Cormick, 
Ernes, 
J,  1988,
p208). 
Sementara 
itc:
berdasarkan 
pendapat
.!farris
dan
Chaney
(Me
Connick,  Ernes,  J,
1988,  p208) 
dengan
hanya 
berdasarkan   tingkat   kerumitan 
suatu   produk,   dapat   mengakibatkan   rata-rata
ketepatan
pemeriksaan
berkisar antara
20
hlngga 80%.
Fungsi  seorang 
pe..meriksa
secara 
ringkas
meliputi
kegiatan 
meacari, 
mengenali
suatu 
cacat  (kesalahan) 
pada  produk 
dan 
mengambil
keputusan 
untuk 
menerima  atau
menolak
produk  yang
bersangkutan  sesuai
dengan
batas
kualitas
yang
telah
ditetapkan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter