|
68
Sement ara
p
enelit i
la in yait u
H
elm (2000) memb edakan secar a
jelas
ant ara istilah
viral
m
ark eting dengan
word of
m
outh. H elm (2000 p p .159)
mendefin isikan v iral m ark eting sebagai
sebuah konsep
komunikasi
dan
dist ribusi
yang
bergant ung
p
ada
p
elanggan unt uk mengirim
p
esan
p
emasaran
produk secara di git al melalui p esan elekt ronik kep ada pelanggan
pot ensial
lainny a dalam
ruang
lin gkup sosial
mer eka
dan
me mbuat pelanggan pot ensial
ini unt uk
mengir imkan pesan p roduk yang
sama. H elm meny at akan bahw a
viral m ark eting adalah a lat komunik asi p emasaran
y
an g dapat
membangun
d
ari
word
of m outh.
Pada
t
ahun
2006,
K
irby
dan
M
arsden (2006)
mengat ur den gan jelas
bat as-batas antara word
of
mouth
dan v iral marketing.
Kirby
dan M arsden
(2006)
mendefin isikan v iral marketing dan word of mouth seba ga i berikut :
Viral mark eting adalah promosi
dari
sebuah perusahaan at as
p
roduk
dan
layananny a
melalui pesan
p
ersuasif
y
ang
dirancan g unt uk
meny ebar
dari
orang k e oran g.
Word
of
Mouth adalah promosi
dari sebuah sebuah perusahaan
at as
produk
dan
jasa
layanannya
dirancang
unt uk membuat
orang
berbicara
p
osit if
tentang p erusahaan,
p
roduk
atau jasa.
Definisi in i sangat ber gun a unt uk me mp erjelas
bat as-batas
ant ara kedua
konsep
ini. Sement ara v iral m ark eting
difokuskan pada baga imana
pesan
perusahaan
meny ebar
ke p ara
pen gguna lain.
S
edangkan
word
of mouth
dimaksudkan
unt uk memp romosikan
bahwa orang-oran g
berbicara
p
osit if
tentang
p
roduk
at au merek dalam
r
an gka
unt uk
men gubah atau memp erkuat
sikap
dan perilaku konsumen.
|