Home Start Back Next End
  
21
improvement  activities-operational  measures 
that 
are 
the 
drivers 
of  the  future
financial performance.”
Graeser 
et 
al 
(Watkins
2003:183) 
mendefinisikan 
balanced 
scorecard
sebagai: “a translation of a company’s strategic objectives into a set of performance
measures”.
Menurut
Olve, dkk
(Yuwono,
2004:6),
kata
score
merujuk
pada
makna
penghargaan
atas
poin-poin
yang
dihasilkan (seperti
dalam
permainan).
Dalam
konteks sebagai kata kerja,
score berarti memberi angka. Dengan makna
yang lebih
bebas,
scorecard
berarti
suatu
kesadaran
dimana segala sesuatu
perlu
diukur.
Jadi
balanced scorecard mencerminkan bahwa angka-angka yang diukur tadi harus dapat
menggambarkan keseimbangan dari elemen-elemen yang diukur.
Yuwono
(2004:6)
menyatakan
balanced scorecard
merupakan
sistem
manajemen, 
pengukuran 
dan 
pengendalian  yang 
secara 
cepat,  tepat, 
dan
komprehensif
dapat
memberikan
pemahaman
kepada
manajer
tentang performance
bisnis, dan pengukuran kinerja tersebut
memandang
unit bisnis dari empat perspektif,
yaitu
perspektif
keuangan,
pelanggan,
proses
bisnis
dalam perusahaan
serta
proses
pembelajaran   dan   pertumbuhan.   Melalui   mekanisme   sebab   akibat,   perspektif
keuangan menjadi tolok ukur utama
yang dijelaskan oleh tolok
ukur operasional pada
tiga persepektif lainnya.
Menurut
Tunggal
(2002:1),
balanced scorecard
adalah
kumpulan
ukuran
kinerja
yang terintegrasi
yang diturunkan dari 
strategi perusahaan
yang
mendukung
strategi perusahaan secara keseluruhan.
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter