|
24
1. Beta Historis (Historical Market Beta)
Indeks beta dapat
dihitung dengan membandingkan fluktuasi indeks saham
individual terhadap fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Garis
regresi
harus
dicari
antara
indeks
saham
individual
dengan
IHSG.
Persamaan
yang
digunakan, merupakan persamaan regresi
linier sederhana, yang bisa
dipecahkan dengan rumus regresi, seperti berikut :
R
j
= alpha + beta ( R
m
)
+
e
Keterangan :
R
j
= Return dari saham individual
Alpha = Intercept dari persamaan garis regresi (intercept from the regression)
Beta
= Kemiringan dari persamaan garis regresi
(slope of the regression)
R
m
= return dari saham pasar (IHSG)
e = Standard error of the beta estimate
Beta menunjukkan kemiringan (slope) garis regresi dan Alpha menunjukkan
intercept
dengan
sumbu
R
m
.
Semakin
besar
beta,
semakin
curam
kemiringan
garis
regresi.
Penyebaran
titik-titik pengamatan di
sekitar
garis
regresi,
menunjukkan
risiko
sisa. Semakin
menyebar
titik-titik
tersebut,
semakin
besar
risiko sisanya.
2. Beta Fundamental (Fundamental Betas )
Dalam metode ini, beta diukur dengan menggunakan variabel fundamental
perusahaan,
yaitu
:
a. Tipe dari bisnis perusahaan (Type of Business or businesses the firm is in)
|