|
27
disebut
juga
sebagai
Asset
Beta.
Sedangkan,
Levered
Beta seringkali
disebut
juga sebagai Equity
Beta, karena
levered beta ditentukan oleh
ris iko dimana
perusahaan beroperasi dan juga oleh tingkat financial
leverage.
3. Beta Akuntansi (Accounting
Beta)
Jika beta historis
mencari
garis regresi linier antara
indeks saham
individual
dengan
Indeks
Harga
Saham
Gabungan
(IHSG)
maka
Beta
Akuntansi
mencari
garis regresi linier antara laba akuntansi perusahaan (accounting earnings) dengan
Indeks
Harga
Saham
Gabungan
(IHSG).
Beta
akuntansi
memfokuskan
kepada
perubahan laba akuntansi (changes
in
earnings
at
a
division
or
a
firm)
yang
terjadi
di
setiap
divisi
atau
di
perusahaan,
baik
secara
triwulanan
atau
tahunan,
lalu dibandingkan dengan perubahan pendapatan (changes in earnings for market)
yang
terjadi
di
pasar
pada
periode
yang
sama.
Jadi,
beta
akuntansi
tidak
membandingkan
indeks
saham
individual,
tetapi membandingkan
laba akuntansi.
Accounting Beta is used to estimate the market risk parameters from accounting
earnings rather than from traded prices, Damodaran (2001, p209)
2.5 Capital Asset Pricing Model (CAPM)
Dalam Scott,
Martin,
Petty,
and
Keown
(2005,
p205)
The
capital
asset
pricing model is an equation that equates the expected rate of return on a stock to the
risk-free rate plus a risk premium for the stocks systematic risk. CAPM merupakan
sebuah persamaan
yang
menyamakan
tingkat
imbal
hasil
yang diharapkan dari
sebuah
saham dengan risk-free
rate ditambah dengan risk premium
dari
risiko
|