|
13
Terlepas dari tidak realistiknya asumsi-asumsi yang diungkapkan oleh
MM diatas, perlu diakui bahwa hasil yang didapat (walaupun tidak realistik)
adalah penting, karena dengan tidak realistiknya teori struktur modal diungkapkan
oleh
MM,
malah
memberikan
petunjuk tentang apa saja yang dibutuhkan agar
struktur modal menjadi relevan sehingga pada akhirnya akan mempengaruhi nilai
perusahaan.
2. Modigliani and Millers; Theory 2 The Effects of Taxes
Pada tahun 1963, MM mulai menyadari bahwa tidak adanya pajak
perusahaan (Crporate taxes) adalah tidak
mungkin, sehingga pada revisi
teorinya
yang pertama, MM mulai menghilangkan asumsi tersebut. Pengeluaran bunga
sebagai faktor pengurang dari pendapatan operasional yang menyebabkan
berkurangnya
pajak
yang
dibayarkan
perusahaan mendorong perusahaan untuk
lebih banyak menggunakan hutang dibandingkan dengan menerbitkan saham
karena dengan menerbitkan saham, perusahaan harus membayarkan dividen, dan
karena dividen
tidak bisa
menjadi
faktor pengurang dari
pendapatan
operasional,
maka seberapapun dividen yang dibayarkan perusahaan tidak akan mempengaruhi
jumlah pajak yang harus dibayarkan perusahaan. Berdasarkan hal tersebut, MM
mengungkapkan bahwa asumsi pada
teori pertama (tidak termasuk pajak
perusahaan) struktur
modal perusahaan yang optimal adalah 100% hutang.
Namun, kembali beberapa tahun kemudian, teori MM disempurnakan oleh
Merton Miller (yang kali ini tanpa Prof. Modigliani), dimana dia mengungkapkan
bahwa pajak
individu (Personal Taxes) juga berpengaruh terhadap struktur modal
suatu perusahaan. Miller juga
mengungkapkan bahwa dengan kondisi pajak
yang
|