|
14
terjadi pada saat itu, para investor relatif akan bersedia menerima imbal hasil
sebelum
pajak
(before-tax
returns) pada saham dibandingkan dengan imbal hasil
sebelum
pajak
pada
hutang.
Sehingga
Miller
mengungkapkan
dua
poin
penting
pada revisi teori struktur modalnya sebagai berikut :
Pembayaran bunga
yang dapat
mengurangi pajak
yang
harus dibayarkan
perusahaan
membuat pembiayaan
melalui hutang adalah
yang
lebih baik.
Pengenaan pajak
yang rendah pada penerbitan saham berbanding dengan
pajak pada
hutang
menyebabkan rendahnya
imbal
hasil
yang diinginkan oleh
para
pemegang
saham
membuat
pembiayaan
melalui
penerbitan
saham
menjadi lebih baik.
3. The Effect of Potential Bankruptcy
Theory
Hasil yang tidak relevan sebagai akibat dari asumsi yang juga tidak
relevan, dimana MM mengungkapkan bahwa perusahaan tidak akan mengalami
kebangkrutan, sehingga MM tidak memperhitungkan biaya kebangkrutan
(Bankruptcy Cost). Pada kenyataannya, biaya kebangkrutan ternyata memang ada
dan terkadang bisa jadi adalah biaya yang sangat mahal.
Perusahaan
yang
mengalami kebangkrutan akan
mengalami banyak legal
and accounting expenses,
dan
yang
paling
penting
adalah
berapa
banyak
biaya
yang
harus
dikeluarkan seiring dengan hilangnya kepercayaan dari konsumen,
supplier dan bahkan dari karyawannya sendiri. Terlebih lagi, kebangkrutan
seringkali memaksa perusahaan untuk melikuidasi atau menjual aktiva yang
dimilikinya daripada meneruskan operasional perusahaan.
|