Home Start Back Next End
  
228
Tabel 5.31.
Bagian 2.4. : Tolok Ukur yang berhubungan dengan Operasional Bisnis ( Inte®nal Business
Process )
No.
Pernyataan
1
2
3
4
5
21.
Perusahaan telah mengembangkan satu set tolok ukur operasional
yang terdiri dari 4-6 tolok ukur seperti value added  per karyawan
yang digunakan dalam setiap fungsi / bagian.
22.
Beberapa tolok ukur proses bisnis yang dikumpulkan terkait
langsung dengan karakteristik key product/service yang menjadi
perhatian pelanggan.
23.
Work Cycle Time digunakan sebagai tolok ukur kunci dalam
operasional bisnis perusahaan.
24.
Tolok ukur operasional memungkinkan perusahaan untuk
mencegah timbulnya masalah daripada hanya sekadar
mengidentifikasi masalah.
25.
Perusahaan telah membuat standar yang terukur untuk seluruh
tolok ukur kunci dalam proses bisnis perusahaan.
Total
25
Sumber : Baldrige(2000), Data Perusahaan dan diolah penulis (2009)
Tabel 5.32.
Bagian 2.5. : Tolok Ukur yang berhubungan dengan Pemasok ( Supplier )
No.
Pernyataan
1
2
3
4
5
26.
Perusahaan memiliki sistem pemeringkatan untuk mengevaluasi
kinerja pemasok. ( peringkat minimal satu hingga lima besar )
27.
Sistem pemeringkatan pemasok merupakan gabungan data seperti
tingkat pengembalian produk yang rusak, dan soft data  seperti
tingkat kepuasan terhadap respons pemasok ( Supplier
satisfaction index ).
28.
Kualitas produk/jasa yang dibeli dari pemasok diukur berdasarkan
regular basis.
29.
Perusahaan meminta para pemasok untuk memproses data dan
mendorong pelaksanaan inspeksi yang dilakukan sendiri.
30.
Mempertahankan price guidelines
merupakan salah satu tolok
ukur yang digunakan untuk mengevaluasi dan memilih para
pemasok.
Total
25
Sumber : Baldrige(2000), Data Perusahaan dan diolah penulis (2009)
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter