|
261
Competitive
Price
dimana
harga
toll
fee
perusahaan masih
cukup
tinggi
dibandingkan
pada tahun 2007 ( dan juga pesaing ), sementara C3-Timely
Delivery
juga
masih belum
memenuhi
target
perusahaan
yang
mencapai
90%
(
tahun
2008
),
namun
perusahaan
mempertahankan
tujuan
strategis
C1-Quality
Product
yang
masih
sangat
memuaskan
dan
C0-Customer
Satisfaction
yang
cukup
baik
pula
serta
ditingkatkan.
Rendahnya
nilai pada perspektif pelanggan lebih dipengaruhi karena sulitnya perusahaan
mengontrol aspek
pelanggan
(
khususnya
end
user
yang
lebih
dipengaruhi oleh
PT.Shanghiang Perkasa ).
3.Perspektif Internal Business Process ( Proses Bisnis Internal )
Nilai
kinerja
perspektif proses
bisnis
internal
sebesar
3.22
yang
berarti
kinerja
perusahaan cukup baik (
3.1< BSC
=
4;
performance
perusahaan sangat
baik
).
Dalam
perspektif
ini
perusahaan
memilih beberapa
tolok
ukur
yang
penting
yaitu
OEE
(
Overall
Equipment
Effectiveness ).
Beberapa tolok
ukur
lain
yang penting antara
lain
adalah
:
I1-Planning Accuracy dan Supplier Satisfaction Index menunjuk pada angka
3,
yang
berarti
perusahaan
telah
melakukan
usaha
untuk
meningkatkan hubungan
baik
dengan
supplier
serta
meningkatkan
kinerja
di
bagian
Planning
Accuracy.
Selain
itu,
pada
I2-Optimalisasi
Kinerja
Produksi
yang
terdiri dari
total
biaya
produksi
/
kg
produk
(3), total
biaya
energy /
output produksi
(3), dan
total
downtime
(4)
serta
total
waktu
siklus
proses
(4)
kinerja
perusahan
masih
sama
(
baik
)
dan
tingkat
downtime
dapat
ditekan
sehingga
waktu
total
proses siklus
perusahaan
dapat
dipercepat
( meningkatkan produktivitas ). Pada akhirnya, pada I3-Proses Pengiriman
yang
diukur dalam %Reject
perusahaan juga
memperoleh skor
4,
menandakan kinerja
|