![]() 44
Menurut
website
PT
Bursa
Efek
Indonesia
(www.idx.com),
ada beberapa
macam
pendekatan
atau
metode
penghitungan
yang
digunakan
untuk
menghitung
indeks,
yang
dijelaskan sebagai berikut:
1. Menghitung rata-rata
(arithmatic mean)
harga
saham
yang
masuk
dalam
anggota
indeks,
2. Menghitung (geometric mean)
dari
indeks
individual
saham
yang
masuk
anggota
indeks,
3.
Menghitung
rata-rata
tertimbang
nilai
pasar.
Umumnya
semua
indeks
harga
saham
gabungan
(composite)
menggunakan
metode
rata-rata
tertimbang
termasuk
di
Bursa
Efek Jakarta.
Seperti
halnya
penghitungan
indeks
di bursa
lainnya,
perhitungan
indeks
di
BEJ
menggunakan
rata-rata tertimbang
dari nilai pasar (market value weighted average
index). Rumus dasar penghitungan
indeks adalah:
Nilai
Pasar
adalah
kumulatif
jumlah
saham
hari
ini
x
harga
pasar
hari
ini
atau
disebut
sebagai kapitalisasi pasar.
Nilai
dasar
adalah
nilai yang
dihitung
berdasarkan
harga
perdana
dari
masing-masing
saham
atau
berdasarkan
harga
yang
telah
dikoreksi
jika perusahaan
telah
melakukan
kegiatan
yang
menyebabkan
jumlah
saham
yang
tercatat
di
bursa
berubah.
Penyesuaian
dilakukan agar indeks akan benar-benar
mencerminkan
pergerakan harga saham.
2.5. Index Harga Saham
Menurut
website
infovesta
(www.infovesta.com)
yang ditulis
oleh managemen
infovesta
pada tanggal 30 Januari 2008,
indeks harga saham adalah suatu
indikator
yang
menunjukkan
pergerakan
harga saham
dalam
suatu
periode.
Indeks
ini
berfungsi
sebagai
indikator
trend
pasar,
artinya
pergerakan
indeks
menggambarkan
kondisi
pasar
pada suatu saat, apakah keadaan pasar sedang aktif atau sedang lesu.
|