|
45
Dengan adanya indeks, kita
dapat
mengetahui
trend
pergerakan
harga
saham
saat
ini;
apakah sedang
naik, stabil atau
turun, misal
jika
di
awal
bulan nilai
indeks 300
dan saat ini di akhir
bulan menjadi
360,
maka kita dapat
mengatakan
bahwa
secara
rata-
rata harga saham mengalami
peningkatan
sebesar 20%.
Pergerakan
indeks
menjadi
indikator
penting
bagi
para investor
untuk
menentukan
apakah
mereka
akan
menjual,
menahan
atau
membeli
suatu
atau
beberapa
saham. Karena
harga-harga saham
bergerak
dalam
hitungan
detik
dan
menit,
maka
nilai
indeks pun bergerak turun naik dalam hitungan waktu yang cepat pula.
Untuk
mengetahui
pergerakan
harga
saham,
dapat
dilihat
dengan
menggunakan
system Relative Strength Index (RSI) yang ditulis oleh Hendra Syamir pada buku
Solusi
Investasi
di
Bursa
Saham
Indonesia
(2005;186).
Indikator
RSI
ini
menghitung
perbandingan
antara
daya tarik
kenaikan
dan penurunan
harga,
yang diterjemahkan
kedalam
indikator
yang
memiliki
selang
penilaian
antara
0-100.
Formulasi
RSI adalah
sebagai berikut:
RSI=100-100/(1+RS)
2.6.
Discounted Cash Flow (DCF)
Menurut
Keown (2005;hal438),
untuk mengerti
bagaimana
mengukur
nilai
shareholders,
perlu
diketahui
terlebih
dahulu
bagaimana
menilai
perusahaan
di pasar
modal. Ada dua buah cara yang dijabarkan sebagai berikut:
1.
Accounting Model
Pada
accounting
model,
yang
diutamakan
adalah
price
earning
ratio
dan
earning
per
share, sebagai contoh
spabila ada
perusahaan
dengan rasio
P/E
sebesar 20,
maka dengan peningkatan
$1 pada earning per share (EPS), maka akan
meningkatkan
$20
equity
value
per
share.
Sebaliknya,
apabila
EPS
berkurang
$1,
maka akan menurunkan
$20 pada share value. (A.J.Keown, et al. 2005, p. 439).
|