![]() 46
2.5.2.1 Competing Models of Equity Valuation
Accounting (Earning) Model
Discounted
Cash Flow
Model
Equity Value
Price
earning ratio
x
Earning per
share
Present value of
future cash flow
Value Drivers
Determinants of accounting earning and
the price-earning ratio
Determinants of
firm future cash
flows and the
opportunity
Source : A.J.Keown, et al, Financial Fundamental, p. 439
2.
Valuasi Free Cash Flow Model
Menurut
Keown
(2005;hal439)
free cash-flow
model
adalah
metode
valuasi
nilai
perusahaan dengan menghitung present value dari
arus kas
di
masa yang akan
datang.
Menurut
Koller
dari
bukunya
yang
berjudul
Valuation
(2010;395)
manager
yang
menggunakan
perhitungan
discounted
cash
flow
(DCF)
akan
mendapatkan
harga
saham
tertinggi. Pragmatisnya
kita
semua
tidak
dapat mengetahui
dengan
pasti
arus
kas
di
masa
yang
akan
datang,
namun
dapat
diprediksi
dengan
planning
period,
lalu
mengambil
nilai
dari
arus
kas yang
disebut
metode
terminal
value.
Menurut Keown (2005;hal440)
metode dan rumus DCF dijabarkan sebagai berikut:
firm value =
free cash flow1
+
free cash flow2
+
free cash flow3
+
(1+ k
wacc
)¹
(1+ k
wacc
)²
(1+ k
wacc
)³
free cash flow
4
+
terminal value
4
(1+ k
wacc
)
4
(1+ k
wacc
)
4
terminal value
4
=
free cash flow
5
k
wacc
Dan untuk mencari free cash flow dijabarkan sebagai berikut:
|