12
secara
on line, menggunakan
streaming media-audio,
video, live events, seminar
dan
interview.
Sebagai
tambahan
Kotler
&
Keller
(2006,
p.229)
mengutip
pernyataan Schmitt
bahwa pengalaman pelanggan dapat dilakukan melalui experience
providers (sarana/alat
yang memberikan pengalaman bagi pelanggan) berikut ini:
1. Communications:
iklan, public relations,
laporan tahunan, brosur, newsletters
dan magalogs.
2.
Visual/
verbal
identity:
nama
merek,
logo,signage,
kendaraan
sebagai
transportasi.
3. Product presense: desain produk, packaging,point-of-sale displays.
4.
Co-branding:
event
marketing,
sponsorships,alliances
&
partnership
(kemitraan), licencing (hak paten), iklan di TV atau bioskop.
5. Environments: retail
and
public
spaces,
tradebooths, corporate buildings,
interior kantor dan pabrik.
6. Web sites and electronic
media: situs perusahaan,situs produk dan jasa, CD-
ROMs, automated emails,online advertising, intranets.
7. People:
salespeople,
customer
service representtatives,technical
support/repair
providers
(layanan
perbaikan),
company
spokepersons,CEOs dan
eksekutif
terkait.
Menurut Irwin& Greenberg (2003, p.8), disamping perkembangannya yang sangat
cepat experiential
marketing menghadapi beberapa tantangan, utamanya terkait dengan
ukuran keberhasilannya(measurement). Tetapi Hazlett menanggapi
bahwa meskipun
terlalu
dini
untuk
mengharapkan
ukuran
hasil
yang
dicapai,
para
pemasar
tidak
akan
menunggu untuk ini karena mereka membenarkan/menyetujui apa yang telah dibuktikan
|