|
14
bagian dari konsep bauran komuikasi pemasaran (Kennedy
dan Soemanagara,
2006:1).
Lima unsur yang membentuk komunikasi pemasaran disebut bauran
komunikasi pemasaran
atau bauran promosi, karena merupakan peralatan dari
promosi. Alat-alat komunikasi yang dapat digunakan perusahaan yaitu advertising
(periklanan), public relations (hubungan masyarakat), sales promotion
(promosi
penjualan), personal selling
(penjualan personal), dan direct marketing
(pemasaran
langsung).
2.3.3.1 Advertising (Periklanan)
Iklan didefinisikan sebagai sebuah pengiriman pesan melalui suatu
media yang dibayar sendiri oleh pemasang iklan. Iklan bisa membantu
mencapai hampir semua sasaran komunikasi. Iklan merupakan sarana ampuh
untuk membangun kesadaran konsumen. Iklan tentunya harus dapat
membujuk, membangun reputasi, dan preferensi kondisi serta meyakinkan
kepada siapapun yang telah membeli produk tersebut (Brannan, 2005:51).
Periklanan adalah semua bentuk terbayar presentasi nonpribadi dan
promosi ide, barang, atau jasa dengan sponsor tertentu (Kotler dan
Armstrong, 2008:117).
Menurut Terence A. Shimp (2003:5) advertising terdiri dari
komunikasi massa melalui surat kabar, majalah, radio,
televisi, dan media
lain (billboards, internet, dan sebagainya).
Menurut medianya, iklan dibagi ke dalam dua kategori, yaitu above
the line advertising
(lini atas) dan below the line advertising
(lini bawah).
Media lini atas (above the line), terdiri atas iklan-iklan yang dimuat dalam
media cetak (surat kabar, majalah, brosur, dan sebagainya), media elektronik
(radio, televisi, dan bioskop), serta media luar ruang (papan reklame dan
sebagainya). Sedangkan media lini bawah (below the line), terdiri atas
seluruh media selain media di atas, seperti pameran, point of sale display
material, kalender, agenda, gantungan kunci dan sebagainya (Rangkuti, 2009
: 259-260).
Iklan atau periklanan (advertising) adalah media promosi yang sudah
menjadi bagian integral dari masyarakat dan sistem ekonomi manusia. Dalam
kehidupan masyarakat yang sudah maju dan kompleks, iklan berevolusi ke
|