Home Start Back Next End
  
34
bangunan dan tanah di bawahnya. Lippsmeier memperlihatkan suatu hasil penelitian
di Afrika selatan, pada ketinggian 1m di atas permukaan perkerasan (beton)
menunjukkan suhu yang lebih tinggi sekitar 4°C dibandingkan suhu pada ketinggian
yang sama di atas permukaan rumput. Perbedaan ini menjadi sekitar 5°C apabila
rumput tersebut terlindung dari radiasi matahari. Efektifitas pemanfaatan pohon
sebagai pelindung matahari juga dapat digambarkan dengan angka shading
coefficient seperti tabel di bawah:
Tabel 2.4  Shading Coeficient untuk elemen lansekap
No.
Elemen Pelindung
Shading Coefficient
1.
2.
Elemen Lansekap
Pohon Tua (dengan efek pembayangan yang besar)
Pohon Muda (dengan sedikit efek pembayangan)
0,25 - 0,20
0,60 - 0,50
Sumber : Concept In The Thermal Comfort, M. David Egan
Pohon dan tanaman dapat dimanfaatkan untuk mengatur aliran udara ke
dalam bangunan. Penempatan pohon dan tanaman yang kurang tepat dapat
menghilangkan udara sejuk yang diinginkan terutama pada periode puncak panas.
Menurut White R.F (dalam Concept in Thermal Comfort, Egan, 1975) kedekatan
pohon terhadap bangunan mempengaruhi ventilasi alami dalam bangunan.
Jarak Pohon terhadap Bangunan dan Pengaruhnya terhadap Ventilasi Alami
Gambar 2.10  Pohon berjarak 1,5 m dari Bangunan
Sumber : Basaria Talarosha, 2005
Gambar 2.11  Pohon berjarak 3 m dari Bangunan
Sumber : Basaria Talarosha, 2005
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter