![]() 37
2.2.5 Bukaan terhadap Kenyamanan Termal
Penghawaan silang seharusnya selalu dilakukan, sekalipun pada ruang yang
menggunakan AC. Sekali waktu pasti membutuhkan udara segar untuk
menggantikan udara panas dalam ruangan.
Ventilasi di sisi ruangan bisa berfungsi
sebagai sekop angin diletakkan di pojok fasad akan menangkap angin. Bisa
digunakan bila kecepatan angin tinggi.
Pola dan konfigurasi bukaan mempengaruhi radiasi, aliran udara, dan
pencahayaan. Luasan, bentuk, lokasi, dan posisinya juga berpengaruh pada
pergerakan udara, pencahayaan, dan silau pada
ruang dalam. Jika bukaan tidak
terbayangi, maka akan mempengaruhi panas radiasi yang didapatkan. Bukaan pada
level yang lebih tinggi, menambah aliran udara, dikenal sebagai stack effect. Posisi
bukaan mempengaruhi distribusi cahaya pada ruang dalam sebagaimana dia
mempengaruhi refleksi pada ruang dalam.
Untuk daerah tropis, bukaan sangat diperlukan untuk memfasilitasi masuknya
udara. Sosoran yang lebar lebih disukai bila memotong radiasi matahari. Ketinggian
bukaan harus menimbulkan distribusi udara yang baik bagi tubuh manusia. Ambang
bukaan bawah mungkin lebih disukai. Jendela yang tinggi menyediakan distribusi
yang baik untuk cahaya langsung dan difus. Jendela yang rendah memungkinkan
tanah memantulkan cahaya. Partisi seharusnya tidak diletakkan di dekat jendela
karena akan merubah dan mengacaukan arah aliran angin. Akan lebih disukai untuk
menyediakan setiap ruangan dengan jendela paling tidak di dua sisi dinding.
Ventilasi dibutuhkan 85% setahun, dan ventilasi silang timur barat diperlukan.
Elemen-elemen seperti layar, louvre, dan jalusi digunakan untuk mengalirkan udara
dan untuk melindungi dari matahari.
Gambar 2.14
Posisi Jendela Terhadap Pencahayaan dan Ventilasi
Sumber : Krishan, 2000
|