Home Start Back Next End
  
38
Gambar 2.15
Konfigurasi Bukaan dan Efeknya Terhadap Aliran Udara
Sumber : Krishan, 2000
Orientasi bukaan berepngaruh terhadap radiasi sinar matahari yang diterima
dan pergerakan udara. Untuk menghasilkan distribusi yang baik dari aliran udara di
dalam bangunan, arah angin dan arah inlet-outlet seharusnya tidak sama. Seharusnya
antara 45º tegak lurus arah angin. Menyusun bangunan dengan bukaan utamanya
menghadap utara dan selatan akan memberikan keuntungan dalam mengurangi beban
AC.
Gambar 2.16
Posisi bukaan yang ideal
Sumber : Krishan, 2000
Kontrol bukaan akan mempengaruhi radiasi, pergerakan udara, dan
pencahayaan alami. Penempatan kaca, pembayangan, kasa, light shelves, dan area
jendela silang bisa menjadi suatu control. Hal-hal tersebut dapat mencegah
radiasi
sinar matahari. Penggunaan kaca
akan mengontrol solar radiasi. Pembayangan,
vertical dan horisontal akan mengontrol panas radiasi yang didapat. Light shelves
akan membawa banyak cahaya ke dalam ruangan, yang akan
dipotong oleh
pembayangan horisontal. Kasa akan mengontrol masuknya serangga dan mengurangi
kecepatan
angin di dalam bangunan. Untuk meningkatkan ventilasi, bisa didapat
dengan memodifikasi jendela itu sendiri (Givoni B.:1994)
Yang dimaksud dengan ventilasi silang yaitu bukaan atau lubang untuk aliran
udara yang perletakkannya tidak pada satu sisi dinding melainkan pada dua atau tiga
sisi yang berlawanan sehingga angin dapat mengalir masuk kedalam ruangan. 
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter