Home Start Back Next End
  
9
Sedangkan menurut Griffin
dalam
Lupiyoadi
(2001)
menyebutkan
karakteristik jasa, yaitu:
a.  
Intangibility 
(tidak 
berwujud). 
Jasa 
tidak 
dapat 
dilihat, 
dirasa,
diraba, didengar, atau dicium sebelum jasa
itu dibeli. Nilai penting dari
hal
ini
adalah 
nilai 
tidak 
berwujud 
yang 
dialami 
konsumen 
dalam  bentuk
kenikmatan, kepuasan, atau rasa aman.
b.  
Unstorability.  Jasa  tidak  mengenal  persediaan
atau  penyimpanan
dari produk yang telah dihasilkan. Karakteristik ini disebut juga tidak dapat
dipisahkan (inseparability)
mengingat
pada
umumnya
jasa
dihasilkan
dan
dikonsumsi secara bersama.
c.  
Customization.
Jasa 
juga 
sering 
kali 
di 
desain
khusus 
untuk
kebutuhan pelanggan, sebagaimana pada jasa asuransi dan kesehatan.
2.2
Kualitas Jasa
Kualitas jasa sangat bergantung pada tiga hal, yaitu sistem, teknologi
dan manusia. Faktor manusia ini memegang kontribusi sekitar 70 %. Tidak
mengherankan,
kepuasan
terhadap
kualitas jasa
biasanya
sulit
ditiru.
Untuk
mempermudah penilaian dan pengukuran kualitas pelayanan dikembangkan
suatu alat ukur kualitas layanan yang disebut SERVQUAL (service
quality).
SERVQUAL
ini
merupakan
skala
multi item
yang dapat digunakan untuk
mengukur 
persepsi 
pelanggan 
atas 
kualitas 
layanan 
yang 
meliputi 
lima
dimensi (Zeithaml, 2004), yaitu:
Word to PDF Converter | Word to HTML Converter